Thursday, March 29, 2018

~Info Kajian Hisablah Diri Kalian

~Info Kajian Hisablah Diri Kalian - Sugeng Rawuh Shobat Mulia Kitab Kuning Klasik, pada dasernya setiap aturan dalam hidup ini sudah diataur secara sedemikian lengkap oleh AL-Quran dan Hadist namun pada perkembanganya , Banyak ulama terdahulu yang lebih meringkas dan mempermudahnya menjadi sebuah kitab-kitab yang menjadi rujukan umat sampai sekarang ini. Hal ini dimaksudkan untuk lebih mempermudah dalam pemahamanya. Dan dengan rujukan semacam ini kita lebih mudah dan gampang dalam mengamalkanya. Sehingga kita tidak tertipu oleh dalil -dalil yang diputar balikkan oleh sebagian kalangan.

Bagi kaum ahlu sunan wal jama'ah, kitab semacam ini merupakan hal penting yang harus terus dilakukan dikembangkan dan deipelajari guna mendapatkan rujukan yang benar sesuai dengan sanad yang ada. Karena rujukan tanpa mengetahui sanad dan asbbul nuzul yang jelasa akan menghasilkan keraguan didalamnya. untuk itu ~Info Kajian Hisablah Diri Kalian hadir menjelaskan problematika dalam hidup anda dan memudahkannya.

Assalamu'alaikum sahabat Kajian Fiqih Syafi'i...

Alhamdulillah atas izin Allah kami kembali untuk memberikan goresan di blog ini. Semoga ada manfaat yang akan sahabat dapatkan dengan berkunjung ke sini.

Sore ini, saya akan mengingatkan kita semua dengan sebuah nasihat yang pernah disampaikan oleh Abu Bakar ash Shiddiq ra. Sebuah nasihat yang mengingatkan kita untuk berhati-hati dalam hidup dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tibanya saat perjumpaan kita dengan Allah Swt.

Diriwayatkan bahwa dalam salah satu khutbahnya Sayyidina Abu Bakar ra pernah berpesan:

"Hisablah diri kalian sebelum tiba penghisaban kalian. Sungguh, tidaklah suatu kaum meninggalkan jihad fi sabilillah, kecuali Allah akan menimpakan kefakiran pada mereka. Dan, tidaklah perbuatan zina itu merebak dalam suatu kaum, kecuali Allah akan menimpakan siksa-Nya pada mereka." (Kanzul 'Ummal, karya Alauddin Ali Muttaqi al-Hindi, no. 14114)

Sahabat sekalian....

Dalam nasihatnya ini, Abu Bakar ra mengajak kita untuk sesegera mungkin menghisab diri sendiri sebelum tiba saat penghisaban yang akan dilakukan oleh Allah Swt kepada kita. Menghisab diri sendiri artinya melakukan penimbangan atas amal kebaikan yang mendatangkan pahala yang telah kita lakukan dan amal keburukan yang mendatangkan dosa.

 Perhatikanlah..., mana di antara keduanya yang lebih banyak?

Yang terbaik adalah selalu menduga bahwa keburukan kita jauh lebih banyak daripada kebaikan. Sikap ini akan membuat kita senantiasa terdorong untuk melakukan amal kebajikan.

Demikian sahabat nasihat dari Sayyidina Abu Bakar ra. Semoga bermanfaat dan selalu kita memperoleh berkah dari Allah Ta'ala. Amiin..

Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : ~Info Kajian Hisablah Diri Kalian

0 comments:

Post a Comment